Kamis, 12 Juni 2014
Tes Lengkap Kia Sportage Facelift Terbaru di Indonesia
Setiap perubahan besar umumnya mempunyai dampak yang besar. Seperti halnya pada New KIA Sportage, perubahan besar di sektor mesin berdampak pada performa mesin.
Saat agen pemegang merek (APM) meluncurkan sebuah produk facelift atau minor change umumnya publik menilai perubahan atau penyegaran hanya di bagian eksterior dan interior. Sedikit rasanya produk lama yang dibekali mesin baru.
Tetapi lain halnya dengan PT KIA Motors Indonesia yang dengan berani mengganti mesin lama KIA Sportage dari Theta II 2.0 D-CVVT bertenaga 166 dk di 6.200 rpm diganti dengan mesin bernama Nu 2.0 D-CVVT bertenaga 158 dk di 6.000 rpm.
Sementara torsinya, pada mesin awal sebesar 195 Nm pada 4.600 rpm dan mesin terbaru 196 Nm pada 4.000 rpm. Sebagai penyalur tenaga, KIA menyematkan transmisi 6 percepatan yang diklaim mempunyai perpindahan gigi yang lebih halus.
Teoritis, torsi maksimal yang diraih lebih rendah hingga 600 rpm akan membuat Sportage baru terasa lincah dikepadatan lalu lintas. Tapi kami malah merasa mesin baru ini terasa lamban di bawah dan agresif saat di kecepatan menengah.
Pun begitu saat uji sprint 0-100 km/jam. Pengurangan tenaga hingga 8 dk, membuat akselerasi Sportage terbaru ini mencapai 12,6 detik. bandingkan dengan pendahulunya yang mampu meraih angka 10,17 detik. Kami prediksi hal ini disebabkan oleh mapping computer yang lebih diperuntukan terhadap kehalusan berkendara untuk memberi kenyamanan pada Sportage terbaru ini.
Apalagi hal ini juga ditunjukan pada sistem kemudi elektrik yang dibuat terlampau ringan. Asyik saat hendak parkir dan cocok untuk pengemudi wanita, namun terasa kurang mantap saat melaju kencang, meski motor listrik kemudi memberi beban agar sedikit lebih berat saat di kecepatan tinggi. Bantingan suspensi pun terasa keras.
Untungnya fitur keselamatan tetap mendapat perhatian dari produsen asal Korea ini. dual airbags dan rem berteknologi ABS kian memberi rasa pede bagi pengemudi saat berkendara.
Perubahan Detail
Walaupun mesin Sportage mendapat perubahan besar, bagian eksterior dan interior justru tidak terlalu signifikan. Beberapa ubahan detail membuat tampilannya lebih modern.
Seperti lampu kabut dengan bagian reflektor yang lebih panjang. Serta desain grill yang terlihat tiga dimensi layaknya ujung anak panah.
Desain pelek juga baru dengan palang yang lebih besar dan pahatan di setiap sisi membuat tampilannya tidak kuno. Di bagian belakang perubahan terbesar ada di lampu rem.
Bila pada Sportage lama lampu rem hanya menyala di sisi luar, kini lampu berwarna merah tersebut menyala penuh satu lingkaran. Sayangnya, posisi lampu sein saat ini terlalu berada di pinggir sehingga kurang terlihat dari belakang.
Kesan modern juga ditampilkan dengan digantinya antena radio yang awalnya konvensional menjadi bentuk sirip hiu. Selain bentuknya yang lebih segar, penangkapan sinyal radio juga lebih baik dari sebelumnya.
Masuk ke dalam kabin, interior Sportage hampir tidak ada perubahan sama sekali. Kecuali fitur tambahan GPS pada head unit yang membantu pengemudi dalam mencari jalan bila berpergian keluar kota.
Selain itu sudah disematkan fitur internet bila Anda ingin selalu terkoneksi ke dunia maya. Namun untuk mengoperasikan internet tersebut harus melalui sinyal wi-fi, baik dari modem portable maupun smartphone.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar