Kamis, 12 Juni 2014

8 Alasan Pakai KIA Morning

1. Desain yang modern "Pertama adalah karena desainnya modern. Desain Morning merubah total kelas city car dari biasanya kotak menjadi kompak, kita tidak akan bosan melihat desain morning," katanya. Desainnya khas Eropa yang mencirikan desain team Peter Schreyer yang telah meraih penghargaan dunia di bidang desain produk. Tampilan eksterior dengan grille dan bentuk bemper depan yang keren dan sporty.
2. Irit Bensin Alasan kedua, lanjutnya, adalah karena efisiensi bahan bakarnya. Mobil ini irit bahan bakar dengan tingkat efisiensi 18,57 km/liter. KIA Morning ini dibekali mesin 1.0 liter yang bertenaga dan hemat bahan bakar andalan KIA dimana saat ini hanya Morning yang menggunakan mesin jenis ini di kelas city car. "Sudah pakai dual CVVT. Kompetitor mengandalkan mesin DOHC tanpa CVVT. Umur lebih panjang karena mesin tidak dipaksakan," tambahnya. Penggunaan Timing Chain membuat mesin lebih tangguh dan bebas perawatan bila dibandingkan dengan penggunaan Timing belt. Ada juga Eco Mode sebagai pilihan cara mengemudi yang efisien dan ekonomis, MID (multy information display) dengan trip computer yang memberikan berbagai informasi mengenai jarak tempuh, jarak tempuh dengan bahan bakar yang ada, rata-rata pemakaian bahan bakar, indicator eco mode serta single din Audio System yang telah dilengkapi dengan USB dan AUX connection.
3. Kabin yang Lapang Selain itu, alasan lainnya adalah karena ruang kabin mobil ini lapang, bisa menampung 5 orang dengan bagasi fleksibel. 4. Kabin Senyap "Alasan selanjutnya adalah karena ruang kabinnya senyap, kenapa? Karena kalau kita lihat interior, dinding engine sampai ke dalam ada 3 layer jadi suara engine tidak masuk kabin. Suara dari luar juga tidak masuk," ujarnya. Penggunaan 3 lapis peredam suara pada panel dashboard dan penggunaan 2 lapis karet pintu memberikan kenyamanan berkendara yang maksimal dan kesenyapan kabin penumpang.
5. Teknologi Tinggi di City Car Selanjutnya, lanjut Arifani, adalah karena mobil ini sudah menggunakan teknologi tinggi untuk ukuran city car. Apalagi harganya juga kompetitif. Sistem kemudi dengan power steering yang menggunakan teknologi MDPS (motor driven power steering) dilengkapi Tilt Steering.
6. Fitur Penggunaan body monokok memberikan kenyamanan dan keamanan berkendara. Kenyamanan mobil ini juga tinggi. Karena sudah dilengkapi dengan berbagai penunjang berkendara, bahkan sudah audio sudah bisa diintegrasi dengan iPhone dan iPod. "Ada heater, di kelasnya tidak ada yang pakai heater. Dengan Morning, temperatur bisa di setting untuk menambah kenyamanan," cetus Arifani.
7. Keamanan Keamanan dalam berkendara juga menjadi alasan lain karena mobil ini lebih safety. Untuk kelasnya city car, struktur keamanan mobil ini sudah mumpuni karena mampu meredam impact tabrakan secara frontal.
8. Mobil Berkualitas Global "Dan terakhir, mobil ini kualitas global, karena kita datangkan CBU dari Korea. Kita garansi 5 tahun, bahkan bukan hanya untuk tangan pertama, tapi juga tangan selanjutnya asalkan mereka merawat kendaraan di bengkel resmi KIA dan mengikuti peraturan yang ada di buku service," tuntas Arifani.

Tes Lengkap Kia Sportage Facelift Terbaru di Indonesia

Setiap perubahan besar umumnya mempunyai dampak yang besar. Seperti halnya pada New KIA Sportage, perubahan besar di sektor mesin berdampak pada performa mesin. Saat agen pemegang merek (APM) meluncurkan sebuah produk facelift atau minor change umumnya publik menilai perubahan atau penyegaran hanya di bagian eksterior dan interior. Sedikit rasanya produk lama yang dibekali mesin baru. Tetapi lain halnya dengan PT KIA Motors Indonesia yang dengan berani mengganti mesin lama KIA Sportage dari Theta II 2.0 D-CVVT bertenaga 166 dk di 6.200 rpm diganti dengan mesin bernama Nu 2.0 D-CVVT bertenaga 158 dk di 6.000 rpm. Sementara torsinya, pada mesin awal sebesar 195 Nm pada 4.600 rpm dan mesin terbaru 196 Nm pada 4.000 rpm. Sebagai penyalur tenaga, KIA menyematkan transmisi 6 percepatan yang diklaim mempunyai perpindahan gigi yang lebih halus. Teoritis, torsi maksimal yang diraih lebih rendah hingga 600 rpm akan membuat Sportage baru terasa lincah dikepadatan lalu lintas. Tapi kami malah merasa mesin baru ini terasa lamban di bawah dan agresif saat di kecepatan menengah. Pun begitu saat uji sprint 0-100 km/jam. Pengurangan tenaga hingga 8 dk, membuat akselerasi Sportage terbaru ini mencapai 12,6 detik. bandingkan dengan pendahulunya yang mampu meraih angka 10,17 detik. Kami prediksi hal ini disebabkan oleh mapping computer yang lebih diperuntukan terhadap kehalusan berkendara untuk memberi kenyamanan pada Sportage terbaru ini. Apalagi hal ini juga ditunjukan pada sistem kemudi elektrik yang dibuat terlampau ringan. Asyik saat hendak parkir dan cocok untuk pengemudi wanita, namun terasa kurang mantap saat melaju kencang, meski motor listrik kemudi memberi beban agar sedikit lebih berat saat di kecepatan tinggi. Bantingan suspensi pun terasa keras. Untungnya fitur keselamatan tetap mendapat perhatian dari produsen asal Korea ini. dual airbags dan rem berteknologi ABS kian memberi rasa pede bagi pengemudi saat berkendara. Perubahan Detail Walaupun mesin Sportage mendapat perubahan besar, bagian eksterior dan interior justru tidak terlalu signifikan. Beberapa ubahan detail membuat tampilannya lebih modern. Seperti lampu kabut dengan bagian reflektor yang lebih panjang. Serta desain grill yang terlihat tiga dimensi layaknya ujung anak panah. Desain pelek juga baru dengan palang yang lebih besar dan pahatan di setiap sisi membuat tampilannya tidak kuno. Di bagian belakang perubahan terbesar ada di lampu rem. Bila pada Sportage lama lampu rem hanya menyala di sisi luar, kini lampu berwarna merah tersebut menyala penuh satu lingkaran. Sayangnya, posisi lampu sein saat ini terlalu berada di pinggir sehingga kurang terlihat dari belakang. Kesan modern juga ditampilkan dengan digantinya antena radio yang awalnya konvensional menjadi bentuk sirip hiu. Selain bentuknya yang lebih segar, penangkapan sinyal radio juga lebih baik dari sebelumnya. Masuk ke dalam kabin, interior Sportage hampir tidak ada perubahan sama sekali. Kecuali fitur tambahan GPS pada head unit yang membantu pengemudi dalam mencari jalan bila berpergian keluar kota. Selain itu sudah disematkan fitur internet bila Anda ingin selalu terkoneksi ke dunia maya. Namun untuk mengoperasikan internet tersebut harus melalui sinyal wi-fi, baik dari modem portable maupun smartphone.

Kelebihan Kia Morning Dibanding Kompetitornya di Indonesia

Kia Morning diset PT Kia Mobil Indonesia (KMI) untuk pemilik pemula. Target konsumen yang sama juga dibidik oleh segmen mobil murah di Indonesia. Untuk memenangkan persaingan, KMI sudah mempersenjatai Kia Morning. General Manager Product Development KMI Arifani Perbowo mengungkapkan beberapa kelebihan Kia Morning dibanding kompetitornya. "Kia Morning menggunakan sistem power steering yangg berbeda dengan kompetitornya, di mana terdapat torque sensor dalam rangkaian power steering-nya," jelas Arifani yang ditemui dalam acara "Wake up! Morning is Coming" di Pantai Anyer, Banten (3/6). Ia melanjutkan, "Sensor ini berfungsi untuk mencegah menjadi ringannya kemudi mobil saat torsi berkurang, sehingga mengurangi resiko untuk terjadinya hilang kontrol dari kemudi." Masih menurut Arifani, kelebihan lain yang menonjol dari Kia Morning terhadap para kompetitornya terletak pada MID dengan informasi lengkap. Plus kabin yang senyap berkat aplikasi 3 lapisan foam di ruang mesin dan 2 karet pada frame pintu mobil. "Selain itu, ada juga frontal impact frame dan side frame untuk keamanan penumpang dan pengendara saat terjadi kecelakaan," terang Arifani.

Selasa, 13 Mei 2014

Menjajal KIA Sportage Facelift yang Baru Meluncur di Indonesia

Sudah hampir tiga tahun KIA meluncurkan Sportage di Indonesia. PT KIA Mobil Indonesia (KMI) sebagai Agen Pemegang Merek (APM) pun memboyong Sportage facelift dengan penyegaran di beberapa bagian pada tahun ini. Perubahan yang dilakukan oleh KIA boleh dikatakan berbeda dengan produk facelift pada umumnya. Apabila kebanyakan pabrikan hanya mengubah bagian eksterior dan interior, KIA turut mengganti mesin Sportage terbaru. Ya, mesin Theta II 2.0 D-CVVT tidak lagi digunakan. Sebagai gantinya mesin DOHC Dual CVVT 2.0 yang dipakai oleh KIA Carens ditanamkan di Sportage facelift. Dari sisi tenaga maksimum mengalami penurunan, dari 166 dk menjadi 152 dk. Begitu juga dengan torsi maksimumnya turun dari 196 Nm menjadi 194 Nm. Saat mencoba diajak berakselerasi, jarum spidometer terasa berat di putaran bawah. Perpindahan gigi juga terasa agak lambat. Namun KIA mengklaim dengan mesin baru ini lebih irit dibanding mesin sebelumnya. Ketika diajak bermanuver dengan melewati tikungan ‘U’ terasa sangat ringan setirnya. Hal ini berkat fitur Electronic Power Steering yang disematkan pada Sportage facelift. Mestinya setelan suspensi tidak berubah dari pendahulunya yang cukup baik dalam meredam goncangan dan cukup lincah bermanuver. Dalam hal penampilan eksterior ada beberapa perubahan detail terjadi. Misalnya, gril Sportage menjadi lebih gelap karena tidak terlihat lagi kisi-kisi garis horizontal. Sportage disematkan gril garis-garis menyilang bermotif seperti ketupat sebagai saluran udara. Tapi gril dengan tema tiger-nose bentuknya masih tergambar utuh. Lampu kabut juga alami perubahan desain. Kini bentuknya menyerupai senjata khas Australia yakni bumerang. Sementara lampu utamanya masih tetap sa­ma. KIA juga mengganti desain pelek yang lebih banyak pahatan sehingga timbul efek tiga dimensi. Kesan elegan kian terasa dari pelek palang lima tersebut. Sedangkan bagian belakang, paling jelas terlihat adalah perubahan posisi lampu mundur. KIA memindahkannya ke bawah, di dalam bulatan lampu rem dima­na sebelumnya berada di tengah. Antena konvensional pun turut diganti dengan sirip hiu. Hasilnya, penampilannya menjadi lebih keren dan modis. Tidak ada lagi unsur kuno di Sportage terbaru ini. Tidak kalah penting adalah penambahan fitur GPS di head unit. Untuk mengaktifkannya, dibutuhkan kartu memori berisi peta untuk memudahkan pengemudi mencari jalan. Anti kemapanan membuat Sportage berubah banyak di segala aspek. Memang harga resmi belum keluar, tapi merunut sejarahnya, KIA Sportage terbaru pasti datang dengan harga kompetitif.

Rabu, 07 Mei 2014

KIA Picanto Platinum Sapa Indonesia

Jakarta -KIA Mobil Indonesia menghadirkan New Picanto Platinum. Kehadiran mobil mungil ini untuk menanggapi semakin ketatnya persaingan segmen city car di Indonesia. New Picanto Platinum hadir dengan berbagai perubahan dan fitur yang berlimpah untuk sebuah city car. "Hal ini dilakukan sebagai jawaban atas kebutuhan kendaraan sebagai cermin gaya hidup pemakainya yang ingin tampil beda, stylish berjiwa muda dan akan memberikan kebanggaan tersendiri bagi pemakainya," kata Direktur Pemasaran PT KIA Mobil Indonesia Hartanto Sukmono dalam keterangan resminya, Selasa (6/5/2014). "Siapapun yang mengendarai New Picanto Platinum pasti menjadi pusat perhatian karena dengan head lamp DRL yang dimilikinya akan sangat eye catching pada saat dikendarai," lanjutnya. City car ini ditopang mesin 1.200cc Dual CVVT DOHC. KMI melepas ke pasar dengan harga Rp 168 juta on the road Jakarta. Dengan harga yang ditawarkan, konsumen sudah mendapatkan city car berpelengkap dual airbag, side impact beam, ABS, EBD, LED di depan, high mounted stop lamp (HMSL) yang memberikan penerangan lebih baik, sensor parkir serta audio sistem double DIN yang dilengkapi bluetooth dan iPod. Di Indonesia, hatchback ini tersedia 5 pilihan warna yaitu putih, silver, titanium silver, hitam dan merah. Info dan Pemesanan : LIRSAN 085397889919, PIN BB 73EEF9CF

Selasa, 06 Mei 2014

KIA: Picanto Versi Murah? Sebentar Lagi

Jakarta - Kehadiran mobil-mobil mungil yang ikut dalam program Low Cost and Green Car (LCGC) seolah merusak tatanan pasar city car yang sebelumnya ada. Untuk melawan mobil-mobil murah ini, KIA pun dikabarkan akan mengeluarkan city car anyar dengan harga yang bisa bersaing dengan mobil murah. Kapankah? Mobil tersebut adalah Picanto Morning yang merupakan versi Picanto bermesin 1.000 cc, berbeda dengan Picanto yang ada saat ini yang menggendong mesin 1.200 cc. Dengan mobil ini, KIA sepertinya ingin memperlebar pasar mereka namun tidak dengan menjadikannya sebagai mobil LCGC (Low Cost and Green Car). "Sebentar lagi,nanti saja tunggu. Yang pasti sebentar lagi," kata Marketing Communication Manager KMI Ridjal Mulyadi ketika ditanya kapan Picanto Morning akan diluncurkan. Namun, Ridzal menolak kalau Picanto Morning nanti dikatakan sebagai lawan bagi mobil-mobil LCGC seperti Toyota Agya, Daihatsu Ayla dan Suzuki Karimun Wagon R meski harga Picanto Morning kemungkinan akan setara dengan mobil-mobil LCGC tadi. "Kita kan CBU. Lagi pula mesin kita sudah CVVT, sudah lebih maju dibanding mobil LCGC," lugasnya. Waktu untuk Picanto Morning sebentar lagi, indent sekarang juga...!!!! More info : LIRSAN 085397889919 atau silahkan invite PIN BB 73EEF9CF